Popular Post

Jelajah Pacitan

By : bluefatamorgana.blogspot.com
JELAJAH PACITAN SERU!!


Hunting tempat wisata yang keren diluar kota Jogja, bisa ditemukan di sebelah sisi timur kota Jogja. Kota ini terkenal sebagai tempat kelahiran mantan presiden Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Yeay.. .Pacitan!! Pacitan adalah sebuah kabupaten, terletak di ujung barat daya provinsi Jawa Timur, dan berjarak kurang lebih 120 km dari kota Yogyakarta (melewati Yogyakarta - Wonosari - Semanu - Pracimantoro - Eromoko (Wonogiri)). Anda akan membutuhkan waktu sekitar 3,5  jam dari Yogyakarta untuk dapat sampai di Pacitan. Secara geografis, Pacitan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dengan dikelilingi pegunungan kapur (karst).


Hanya berbekal ransel perlengkapan priadi dan diri saya, saya mengikuti rombongan komunitas trip Jogja yang saat itu di hari Minggu mengadakan trip ke Pacitan. Cukup menyenangkan sekali, karena trip rombongan kami sebanyak lebih dari 60an orang. Menjadi memiliki banyak teman baru yang memiliki hobby yang sama.


Kami berangkat pukul 05.30 WIB dari Bundaran UGM Yogyakarta. Ketika berangkat ke Pacitan kami saling memperkenalkan diri satu sama lain. Menyenangkan sekali perjalanan kami dan tidak terasa pukul 09.00 WIB kami sampai Goa Tabuhan. 


Goa Tabuhan berlokasi di bukit kapur Tapan dengan pembentukan stalagtit dan stalagmit yang diyakini sudah berlangsung beratus tahun lalu, karena adanya reaksi kimia antara hujan dan mineral kapur. Dengan panjang rata-rata hingga tujuh meter dan diameter hingga satu meter, stalagtit dan stalagmit di goa yang termasuk wilayah Dukuh Tabuhan, Desa Wareng, Kecamatan Punung, sekitar 25 kilometer arah barat kota Pacitan ini tampak menyerupai pilar-pilar raksasa yang sangat menakjubkan.


Tak hanya berkeliling memasuki Goa Tabuhan saja, tapi ada hal yang membuat saya dan teman-teman rombongan terpukau. Ternyata batu-batu/atau staglanit yang berada di dinding Goa bisa ditabuh, dan saat itu ada pertunjukan semacam campur sari dengan perpaduan musik suara tabuhan dari batu dinding goa.


Usai selesai menjelajahi Goa Tabuhan, saya dan rombongan pun berlanjut ke Pantai Klayar. Sungguh perjalanan ke Pantai Klayar membuat saya mual, karena jalannya masih terjal bergelombang batu-batuan dan hanya searah saja jalannya. Dan menuju kesananya tidak bisa menggunakan bus, kita di fasilitasi dengan angkutan khusus dari sana. Ketika sudah sampai pantainya, rasa mual hilang berganti rasa takjub!


Pantai Klayar Pacitan terletak di Kecamatan Donorojo, tepatnya di Desa Kalak, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dari Goa Tabuhan, pantai Klayar dapat ditempuh dengan jarak perjalanan sejauh 20 km, menghabiskan waktu perjalanan selama sekitar 30 menitan karena jalannya kurang bagus. Tetapi Pantai Klayar merupakan salah satu pantai di Jawa Timur yang menawan.


Sampai di Pantai Klayar, kami tidak menyianyiakan waktu, langsung saja saya berlari ke Pantai dan hunting foto-foto. Sungguh keren sekali Pantai ini, rasa panas pun saya abaikan! Namun sayangnya, pada saat saya kesana kami tidak diperbolehkan untuk dekat di bibir pantai dan spot-spot yang bagus pun ditutup, karena beberapa hari kemudian ada yang meninggal kesapu ombak.


Karena waktu kami terbatas, maka kami langsung bergegas ke tempat wisata yang terakhir, Goa Gong. Letak Goa Gong tidak terlalu jauh dari Pantai Klayar. Butuh waktu 15 menit untuk sampai Goa Gong.


Akhirnya sampailah kami di tempat tujuan wisata terakhir kami, Goa Gong. Dinamakan Goa Gong karena didalamnya terdapat sebuah batu yang jika dipukul akan menimbulkan bunyi seperti Gong yang ditabuh. Perjalanan menuju goa ini relatif mudah, dengan jalanan setapak yang sudah diperbaiki dengan baik. Sepanjang jalan menuju Goa Gong akan melewati daerah perbukitan yang dengan goa-goa di dalamnya.


Perlu teman-teman ketahui keadaan goa sangat gelap, namun kegelapan tersebut hanya berada di mulut goa, ketika berada di dalamnya, Anda akan disuguhkan gemerlap lampu-lampu warna warni di Goa tersebut. Suguh indah, dan Anda tidak akan pernah menyangka bahwa Anda akan melihat staglanit terbesar di Asia Tenggara.


Kegiatan jalan-jalan wisata sangatlah mengesankan, namun apa daya saya karena hari sudah mulai gelap, sang surya mulai menghilang. Maka saya dan rombongan putuskan untuk kembali ke bus untuk segera melanjutkan perjalanan kami menuju Yogyakarta. 


Sepanjang perjalanan kami diguyur oleh hujan yang sungguh lebat. Luar biasa perjalanan wisata kami seharian ini, banyak teman dan hati senang. Setibanya di Yogyakarta, waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB dan waktunya kami berpisah dengan teman-teman. Dua jempol untuk wisata trip kami ke Pacitan!!!

Goa Purba, Goa Rancang Kencono

By : bluefatamorgana.blogspot.com
GOA RANCANG KENCONO


Bicara tentang Gunung Kidul, memang tidak ada habisnya. Tempat wisata di Jogja ya paling banyak memang ada di Gunung Kidul. Apa saja memang ada disana, dari pantai, goa, sungai dan masih banyak lagi. Jika Anda ingin berkunjung ke tempat wisata yang berbeda, nah maka Anda bisa coba datang ke Goa Rancang Kencono. Goa Rancang Kencono merupakan salah satu goa purba yang sangat menarik untuk Anda kunjungi. Goa Rancang Kencono terletak di desa Bleberan Kecamatan Playen dan keberadaannya dimungkinkan sudah berusia ratusan tahun atau bahkan hingga ribuan tahun lamanya. Nama Goa Rancang Kencono didapat karena Goa ini digunakan oleh Laskar Mataram dulunya untuk merancang strategi perang melawan penjajahan Belanda hingga digunakan juga untuk strategi perlawanan terhadap PKI.


Anyway busway, di Goa Rancang terdapat sebuah pohon purba yang kokoh dan alami keberadaannya. Pohon tersebut dinamakan pohon Klumpit (Terminalia Edulis), sebagian masyarakat sekitar percaya bahwa kayu tersebut dapat memudahkan permohonan yang bersifat keduniawi-an. Nah lho, anggap saja hal tersebut sebagai budaya, tetapi untuk permohonan apapun sejatinya kita berlindung kepada Tuhan YME.


Goa ini cukup bersih dan menawarkan ornament bebatuan yang khas. Terdapat beberapa sisi yang susah kita masuki didalamnya, untuk masuk kedalam sisi tersebut kita harus bergantian dengan teman kita. Ada juga terdapat sisi yang dianggap mistis dan dilarang berbuat yang tidak wajar, ya makhlum karena Goa ini juga digunakan pertapaan oleh orang-orang dahulu. Jadi apabila teman-teman berwisata dimohon juga untuk berbuat sopan dan bertutur kata dengan baik. 


Cukup disayangkan, di dinding goa terdapat beberapa coretan-coretan dari orang-orang jail berbuat vandalism. Jadi berwisatalah yang baik, menjaga alam dan lingkungan kita dengan memperindahnya bukan untuk merusak.



Telusuri Goa Pindul

By : bluefatamorgana.blogspot.com
Cave Tubing Goa Pindul


Jogja merupakan tempat tujuan wisatawan, dikarenakan memiliki berbagai tempat wisata yang menyuguhkan baik panorama indah ataupun untuk berpetualangan. Apabila Anda sudah bosan dengan tempat wisata pantai atau pegunungan, jangan khawatir karena masih ada tempat wisata yang menyuguhkan tantangan yang menyenangkan indah dan tentunya aman untuk kita lakukan. Goa Pindul merupakan tempat yang saya referensikan untuk Anda, karena melakukan susur goanya dengan menggunakan ban yang cukup besar. Sangat menyenangkan bila Anda sangat menyukai air dan tubing.



Gua Pindul merupakan goa yang memiliki panjang sekitar 350 meter, lebar hingga 5 meter, jarak permukaan air dengan atap gua 4 meter, dan kedalaman air sekitar 5-12 meter. Goa ini memiliki 3 zona. zona terang, zona remang, dan zona gelap. Waktu tempuhnya sekitar 45 menit.



Cave tubing goa pindul hampir sama dengan rafting. Jika rafting (arung jeram) adalah kegiatan menyusuri aliran sungai dengan menggunakan perahu, maka cavetubing adalah kegiatan menyusuri gua menggunakan ban dalam. Karena aliran air di Gua Pindul ini tenang maka melakukan cavetubing di Gua Pindul ini juga bisa dilakukan oleh pemula maupun anak kecil bahkan sampai orang tua.



Ditengah Gua, ada sebuah ruangan yang agak besar, dengan lubang diatasnya yang warga setempat menyebut sumur terbalik, sinar matahari yang masuk melalui lubang ini membuat suasana semakin indah. 




Saat Anda melakukan susur gua di Gua Pindul ini, Anda akan menemukan sebuah stalagtit yang sudah menyatu dengan stalagmit sehingga tampak seperti sebuah pilar dengan ukuran lebar lima rentangan tangan orang dewasa (Soko Guru).


Stalaktit ini merupakan terbesar di Goa Pindul dan mempunyai peringkat no 4 di dunia. Stalagtit putting yg masih aktif siap menanti anda dengan tetesan airnya yang konon bisa bikin cantik dan awet muda. Bagi Anda yang bisa berenang dapat berenang di zona terang dan lompat indah. 



Terdapat juga Stalagmit dan stalagtit yang menyatu, menjadi yang terbesar ke-4 di dunia, butuh 5 orang untuk melingkarinya, bahkan celahnya hanya cukup dilewati satu orang saja. Besar ditengah-tengah Goa yang katanya sebagai tiang Goa. Keindahan semakin lengkap dengan adanya ornamen disepanjang dinding Goa seperti mahakarya lukisan abstrak yang tak ternilai. Mata kristal Kelelawar bergelantungan menghiasi lorong goa. Terdapat tirai juga yang tersusun dari tetesan air didinding Goa.



Untuk menikmati wisata ini sangat terjangkau, dengan biaya Rp 45.000,-/orang Anda sudah mendapatkan suguhan alam yang indah. Oleh karena itu, ketika Anda ke Jogja jangan lupa untuk trip wisata dahulu ke Goa Pindul, karena Anda akan mendapatkan buah kesan yang tidak terlupakan!


- Copyright © My Life is an Adventure - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -