Popular Post

Telusuri Goa Pindul

By : bluefatamorgana.blogspot.com
Cave Tubing Goa Pindul


Jogja merupakan tempat tujuan wisatawan, dikarenakan memiliki berbagai tempat wisata yang menyuguhkan baik panorama indah ataupun untuk berpetualangan. Apabila Anda sudah bosan dengan tempat wisata pantai atau pegunungan, jangan khawatir karena masih ada tempat wisata yang menyuguhkan tantangan yang menyenangkan indah dan tentunya aman untuk kita lakukan. Goa Pindul merupakan tempat yang saya referensikan untuk Anda, karena melakukan susur goanya dengan menggunakan ban yang cukup besar. Sangat menyenangkan bila Anda sangat menyukai air dan tubing.



Gua Pindul merupakan goa yang memiliki panjang sekitar 350 meter, lebar hingga 5 meter, jarak permukaan air dengan atap gua 4 meter, dan kedalaman air sekitar 5-12 meter. Goa ini memiliki 3 zona. zona terang, zona remang, dan zona gelap. Waktu tempuhnya sekitar 45 menit.



Cave tubing goa pindul hampir sama dengan rafting. Jika rafting (arung jeram) adalah kegiatan menyusuri aliran sungai dengan menggunakan perahu, maka cavetubing adalah kegiatan menyusuri gua menggunakan ban dalam. Karena aliran air di Gua Pindul ini tenang maka melakukan cavetubing di Gua Pindul ini juga bisa dilakukan oleh pemula maupun anak kecil bahkan sampai orang tua.



Ditengah Gua, ada sebuah ruangan yang agak besar, dengan lubang diatasnya yang warga setempat menyebut sumur terbalik, sinar matahari yang masuk melalui lubang ini membuat suasana semakin indah. 




Saat Anda melakukan susur gua di Gua Pindul ini, Anda akan menemukan sebuah stalagtit yang sudah menyatu dengan stalagmit sehingga tampak seperti sebuah pilar dengan ukuran lebar lima rentangan tangan orang dewasa (Soko Guru).


Stalaktit ini merupakan terbesar di Goa Pindul dan mempunyai peringkat no 4 di dunia. Stalagtit putting yg masih aktif siap menanti anda dengan tetesan airnya yang konon bisa bikin cantik dan awet muda. Bagi Anda yang bisa berenang dapat berenang di zona terang dan lompat indah. 



Terdapat juga Stalagmit dan stalagtit yang menyatu, menjadi yang terbesar ke-4 di dunia, butuh 5 orang untuk melingkarinya, bahkan celahnya hanya cukup dilewati satu orang saja. Besar ditengah-tengah Goa yang katanya sebagai tiang Goa. Keindahan semakin lengkap dengan adanya ornamen disepanjang dinding Goa seperti mahakarya lukisan abstrak yang tak ternilai. Mata kristal Kelelawar bergelantungan menghiasi lorong goa. Terdapat tirai juga yang tersusun dari tetesan air didinding Goa.



Untuk menikmati wisata ini sangat terjangkau, dengan biaya Rp 45.000,-/orang Anda sudah mendapatkan suguhan alam yang indah. Oleh karena itu, ketika Anda ke Jogja jangan lupa untuk trip wisata dahulu ke Goa Pindul, karena Anda akan mendapatkan buah kesan yang tidak terlupakan!


Minim Penghuni, Penjara Di Swedia dan New Zaeland di Tutup!

By : bluefatamorgana.blogspot.com
MINIM  PENGHUNI, 
PENJARA  DI SWEDIA DAN NEW ZAELAND  DI TUTUP!


Sekilas mendengar ditutupnya penjara di Swedia dan New Zaeland mungkin sedikit aneh bagi kita, tetapi hal ini memang nyatanya terjadi dunia ini. Swedia merupakan sebuah negara Nordik di Skandinavia dan masuk dalam gabungan Uni Eropa. Seperti yang kita ketahui beberapa tahun yang lalu Uni Eropa mengalami krisis ekonomi yang cukup signifikan dan berdampak bagi bangsanya. Keadaan krisis merupakan suatu kondisi yang sangat berat bagi suatu negara dan masyarakat, karena  secara tidak langsung akan mempengaruhi ekonomi para masyarakat Uni Eropa dan hal tersebut dapat berpengaruh meningkatnya tingkat kriminalitas di negara tersebut. Tetapi yang terjadi malah berbeda dengan apa yang kita bayangkan. Masyarakat Uni Eropa masih tetap survive dan dapat melewati krisis dengan baik, kemudian menata perekonomiannya dengan lebih lagi. Hal tersebut dibuktikan oleh bangsa Swedia yang tingkat kesejahteraannya sangat  baik menurut Indeks Pengembangan Humanisme atau Human Development Index (HDI)  dan menjadi terbaik di dunia dengan skor nilai 0,904. Hebat! Orang Swedia dinilai sebagai salah satu paling bahagia di dunia dan memiliki nilai tinggi dalam pendapatan (GDP USD $ 35.876 per kapita, dan PDB reguler USD $ 485.000.000.000), harapan hidup (80,9 tahun), dan pendidikan. Selain itu, negara ini memiliki angka pengangguran dan tingkat kemiskinan sangat rendah , memiliki akses yang sama dan bebas untuk perawatan kesehatan, menjadi salah satu pendukung paling aktif dalam kelestarian lingkungan dan mendorong untuk negara-negara lain untuk lebih "GO GREN".
Begitu pula dengan New Zaeland yang disebut juga sebagai Tanah Awan Putih Panjang ini juga disebut sebagai negara sejahtera dan makmur di dunia menurut Indeks Pengembangan Humanisme atau Human Development Index (HDI)  dengan skor nilai 0,908. Selandia Baru memiliki salah satu standar hidup tertinggi dan peringkat kebahagiaan di dunia, dan cenderung menjadi pendukung kuat untuk perdamaian dan kelestarian lingkungan, melarang senjata nuklir dan melindungi satwa liar yang beragam. PDBnya $ 157.877.000.000 dolar, dengan GDP per kapita $ 35.374 bagi penduduk 4,3 juta. Pendidikan dan standar kesehatan semua sangat tinggi dengan harapan hidup 80,2 tahun . 

Faktor tingkat kesejahteraan yang tinggilah yang menyebabkan ditutupnya penjara-penjara di dua negara ini, karena tindakan kriminalitasnya sangat rendah. Selain faktor tersebut, hal apakah yang mendasari bangsa Swedia dan New Zaeland memiliki masyarakat yang begitu baik dari perilakunya? Karena yang kita ketahui kedua negara ini tidak memeluk suatu keyakinan atau kepercayaan dalam arti mereka tidak bergama (atheis). Periaku mereka terbilang malah cukup agamis daripada orang yang beragama, mereka begitu mencintai alam, hewan dan hidup rukun berdampingan dengan masyarakat lainnya. 

Tidak untuk membandingkan, tetapi untuk sekedar introspeksi bersama agar pemikiran kita menjadi lebih baik lagi. Kita ketahui Indonesia merupakan negara terbesar yang mayoritas penduduknya memeluk agama islam. Disamping mayoritas beragama islam, banyak juga golongan-golongan atau kelompok-kelompok tertentu yang memiliki faham muslim yang berbeda-beda, baik dari yang sangat fanatik condong arab dan ada juga muslim yang biasa-biasa saja. Namun yang harus digaris bawahi yaitu: Indonesia merupakan negara beragama dengan begitu seharusnya tahu “mana itu perbuatan baik dan mana itu perbuatan buruk (melakukan perintahnya dan menjauhi larangannya). Tetapi entah mengapa antara agama dan perbuatan malah menjadi tidak ada korelasinya, seharusnya dengan adanya agama akan menjadi pedoman bagi mereka untuk berbuat sesuatu. Ya, sudut pandang ini tidak melihat dari semua yang beragama menjadi seperti itu dan tidak memberikan kesimpulan seperti itu, karena mayoritas dan mean menjadi menunjukkan nilai yang seperti itu. 
Pikirkanlah, atheis yang tidak beragama bisa melakukan sesuatu untuk lingkungannya dan berbuat baik kepada sesama manusia, maka kita yang agamis sejatinya harus bisa menjadi lebih baik dibanding mereka. Mulai dari kita sendiri, renungkanlah kita belum terlambat untuk bisa melakukan perbaikan diri. Karena kita (diri kita) semua dapat berubah, dunia pun berubah menjadi lebih baik karena kita. Pikirkanlah.

Lakum Dinukum Waliyadin - Toleransi Beragama

By : bluefatamorgana.blogspot.com
Lakum Dinukum Waliyadin
Bismillaah ar-Rahman ar-Rahim 
Qul yaa ayyuhal kaafiruun
Laa ‘abudu maa t’abuduun
Walaa antum ‘aabidunna maa a’abud
Walaa ana ‘aabidun maa ‘abadttum
Walaa antum ‘aabiduuna maa a’abud
Lakum deenukum wa liya din



Seringkali masih ada saja orang yang melampaui batas hak orang lain dan begitu mempermasalahkan yang sebenarnya itu tidak penting bagi dirinya atau bukan urusannya. Namun masih tetap saja untuk dibahas, apakah diri Anda sudah merasa sempurna? Di dunia kita (manusia) itu majemuk dan memiliki banyak perbedaan, baik dari segi bangsa, kebudayaan, bahasa, fisik, karakter bahkan agama (kepercayaan). Itu pun tidak bisa harus disamakan, jika orang yang begitu banyaknya harus Anda samakan dengan Anda? 

Suatu negara tidak akan dapat maju, jika rakyatnya masih berfikiran sempit seperti itu. Masih banyak hal-hal yang harus dipikirkan untuk membangun bangsa ini menjadi negara maju, dan hidup tidak hanya untuk memikirkan suatu keyakinan orang lain saja. Ingatlah, negara kita (Indonesia) memberikan hak kebebasan untuk beragama dan dijamin dalam pasal 29 ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaan itu”.

Hak dan kebebasan beragama serta berkeyakinan merupakan salah satu hak asasi manusia yang bersifat mutlak sebagai wujud dari hak asasi manusia yang paling inti. Karena itu sering dikatakan bahwa, hak dan kebebasan beragama merupakan hak asasi yang bersifat non-derogable rights yaitu hak asasi manusia (HAM) yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.

Oleh karena itu, sikap toleransilah yang harus kita tanamkan pada diri kita masing-masing. Hormatilah mereka, karena agama merupakan kepercayaan seseorang tehadap sang penciptanya dan dijadikannya sebagai pedoman kehidupannya. 

Allah SWT dan rasul-Nya menganjurkan umat Islam bertoleransi dalam bidang muamalah yaitu hal-hal yang menyangkut kemanusiaan dan tolong-menolong. Misalnya bersama-sama membangun balai, menengok teman ketika ada yang jatuh sakit, bergotong royong membangun rumah, menolong pemeluk agama lain yang tertimpa musibah, dan kegiatan masyarakat lainnya.

Kemurnian akidah Islam harus dijaga. Inilah kandungan pertama Surah al-Kafirun [109], yaitu ikrar kemurnian tauhid. Oleh karena itu, Allah Swt melarang hamba-Nya mencampuradukkan akidah dan keimanan yang ia anut dengan keyakinan umat lain. Kandungan kedua Surah al-Ka-firu-n [109] adalah ikrar penolakan terhadap semua bentuk praktik peribadatan kepada selain Allah Swt. yang dilakukan oleh orang-orang kafir. Islam menganjurkan umatnya bertoleransi. Akan tetapi, jika sudah menyangkut masalah akidah, keimanan, dan ibadah Islam tidak lagi mengenal toleransi. (Hamka. 2004. Halaman 288–289).

Secara umum Surah al-Kafirun [109] mengandung makna toleransi terhadap agama lain dan kepercayaannya. Toleransi ini berarti pengakuan tentang adanya realita perbedaan agama dan keyakinan, bukan pengakuan pembenaran terhadap agama dan keyakinan selain Islam. Surah al-Kafirun [109] merupakan pedoman bagi umat Islam dalam bersikap menghadapi perbedaan yang ada. Selain itu, Surah al-Kafirun [109] ayat 1–6 juga merupakan pedoman dalam meletakkan hubungan sosial. Perbedaan agama dan keyakinan tidak menutup jalan untuk tolong-menolong. Perbedaan agama dan keyakinan tidak menjadi alasan untuk bermusuhan.

Mulailah kita bersama-sama untuk bergandengan tangan, merangkul, bahu membahu dalam perbedaan untuk kebersaman. Hilangkan negative thinking, selalu ciptakan suasana kedamaian dengan positive thingking. Ciptakan hubungan yang harmonis bersinergi untuk membangun bumi pertiwi, Indonesia bisa menjadi negara maju! Mari kita buktikan!!



Pengaruh Relationship Marketing Terhadap Brand Image (Digital Lifestye)

By : bluefatamorgana.blogspot.com
A. Pengertian Pemasaran
Dalam kegiatan perusahaan, pemasaran merupakan suatu ujung tombak dari perusahaan itu sendiri untuk mengantarkan perusahaan kepada kesuksesan sehingga perusahaan survive, dapat bersaing dengan para kompetitornya serta dapat memenuhi dan memuaskan kebutuhan para konsumennya.
American Marketing Association (AMA) mendefinisikan bahwa pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan memberikan nilai kepada pelanggan dan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya.

Definisi sosial yang menunjukkan peran pemasaran di dalam masyarakat menurut Kotler dan Keller (2009), pemasaran adalah sebuah proses kemasyarakatan dimana individu atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan secara bebas mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan orang lain.


B. Pengertian  Jasa 
Pengertian jasa menurut Kotler yang dikutip oleh Lupiyoadi dan Hamdani (2006) adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak  kepada pihak lain, pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun. Produksi jasa bisa berkaitan dengan produk fisik atau sebaliknya.

Menurut Adisaputro (2010) jasa adalah setiap perbuatan ataupun kinerja yang dapat ditawarkan suatu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya bersifat tidak nampak (intangible) dan tidak mengakibatkan adanya perpindahan kepemilikan atasa sesuatu. Proses produksinya bisa terikat atau tidak terikat pada sesuatu produk fisik.

C. Bauran Pemasaran Jasa (Marketing Mix)
Menurut Lupiyoadi dan Hamdani (2006), bauran pemasaran atau marketing mix merupakan kombinasi dari empat variabel yang merupakan inti dari semua sistem pemasaran. Marketing mix dalam jasa meliputi: produk, harga, tempat, promosi, orang, proses dan layanan konsumen,  dimana variabel - variabel tersebut saling berhubungan dan saling terkait.

Menurut Lupiyoadi dan Hamdani (2006), menyebutkan tentang marketing mix untuk jasa, sebagai berikut:

1. Produk
Produk merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah nilai kepada konsumen. Yang perlu diperhatikan adalah konsumen tidak hanya membeli produk fisik dari produk itu saja, tetapi memberi manfaat dan nilai dari produk tersebut yang di sebut “the offer”. 
Tiga unsur yang merupakan unsur yang potensial untuk dijadikan nilai tambah bagi konsumen sehingga produk tersebut berbeda dengan produk lain, maka pemasar harus mengembangkan nilai tambah supaya memiliki citra tersendiri, unsur tersebut antara lain (Lupiyoadi dan Hamdani, 2006):

a. Merek dan Diferensiasi
Berhubungan dengan merek (brand) maka persoalan yang sekarang ini muncul adalah kecenderungan konsumen untuk melihat merek terkenal dibanding fungsi utama dari produk tersebut. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa merek yang terkenal pasti mutunya terjamin. Melihat situasi tersebut, maka pemasar harus mampu mempopulerkan merek mereka supaya dapat bersaing di pasar.

b. Bukti Fisik
Bukti fisik (physical evidence) merupakan lingkungan fisik tempat jasa diciptakan dan langsung berinteraksi dengan konsumen.
2. Harga
Strategi penentuan harga (pricing) sangat signifikan dalam pemberian nilai kepada konsumen dan citra produk, serta keputusan konsumen untuk membeli. Penentuan harga juga berhubungan dengan pendapatan dan turut mempengaruhi penawaran atau saluran pemasaran. Akan tetapi hal terpenting adalah keputusan dalam penentuan harga harus konsisten dengan strategi pemasaran secara keseluruhan.

3. Tempat
Tempat dalam jasa merupakan gabungan antara lokasi dan keputusan atas saluran distribusi, dalam hal ini berhubungan dengan bagaimana cara penyampaian jasa kepada konsumen dan dimana lokasi yang strategis.

4. Promosi 
Promosi merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Hal yang perlu diperhatikan dalam promosi adalah pemilihan bauran promosi (promotion mix). Bauran promosi terdiri atas : iklan (advertising), penjualan perorangan (personal selling), promosi penjualan (sales promotion), hubungan masyarakat (public relations), informasi dari mulut ke mulut (word of mouth) dan surat pemberitahuan langsung (direct mail).

5. Orang
Dalam hubungannya dengan pemasaran jasa, maka orang yang berfungsi sebagai penyedia jasa sangat mempengaruhi kualitas jasa yang diberikan. Keputusan dalam orang ini berarti berhubungan dengan seleksi, pelatihan, motivasi dan manajemen sumber daya manusia.
Pentingnya orang dalam pemasaran jasa berkaitan erat dengan pemasaran internal. Pemasaran internal adalah interaksi atau hubungan antara setiap karyawan dan departemen dalam suatu perusahaan yang dalam hal ini diposisikan sebagai konsumen internal dan pemasok internal. Tujuan dari adanya hubungan tersebut adalah untuk mendorong orang dalam kinerja memberikan kepuasan kepada konsumen.

6. Proses
Proses merupakan gabungan semua aktivitas, umumnya terdiri atas prosedur, jadwal pekerjaan, mekanisme, aktivitas dan hal-hal rutin, dimana jasa dihasilkan dan disampaikan kepada konsumen.

7. Layanan Konsumen
Layanan konsumen (customer service) pada pemasaran jasa lebih dilihat sebagai hasil dari kegiatan distribusi dan logistik, dimana pelayanan diberikan kepada konsumen untuk mencapai kepuasan. Layanan konsumen meliputi aktivitas untuk memberikan kegunaan waktu dan tempat termasuk pelayanan pra transaksi, saat transaksi dan pasca transaksi. Kegiatan pra transaksi akan turut mempengaruhi kegiatan transaksi dan setelah transaksi, karena itu kegiatan pendahulunya harus sebaik mungkin sehingga konsumen memberikan respons yang positif dan menunjukkan loyalitas yang tinggi.


D. Segmenting, Targeting, Positioning
   Menurut Lupiyoadi dan Hamdani (2006), menyebutkan tentang segmenting, targeting, positioning sebagai berikut:

1. Segmenting
Segmentasi pasar adalah membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang dibedakan menurut kebutuhan, karakteristik atau tingkah laku yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda. Karakteristik konsumen untuk melakukan segmentasi, diantaranya faktor geografis, demografis, psikologis, karaktertistik psikografis (gaya hidup), karakteristik yang berkaitan dengan pemakaian, dan segmentasi manfaat.

2. Targeting
Targeting adalah tindakan mengevaluasi dan menyeleksi satu atau lebih dari segmen pasar yang akan dimasuki atau memilih satu atau beberapa segmen yang sudah dikelompokkan tersebut untuk dijadikan pasar sasaran.

3. Positioning
Positioning merupakan perancangan dan penawaran citra perusahaan agar target pasar mengetahui dan menganggap penting posisi perusahaan di mata pesaing. Selain itu, positioning merupakan konsep psikologis yang terkait dengan bagaimana konsumen yang ada ataupun calon konsumen dapat menerima perusahaan tersebut dan menerima produknya dibandingkan dengan perusahaan lain. Latar belakang pemikiran positioning adalah untuk menciptakan citra (image) yang diharapkan, maksudnya adalah langsung terkait dengan bagaimana konsumen yang berada di segmen pasar tertentu atau spesifik itu mempersepsikan jasa perusahaan.

E. Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran (Kotler dan Keller, 2012) adalah sarana bagi perusahaan untuk berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang dijual.

Hal ini berarti, komunikasi pemasaran merupakan wakil perusahaan dan merek tersebut, mereka adalah sarana bagi perusahaan untuk dapat membangun komunikasi dan hubungan kepada pelanggan.
Komunikasi pemasaran (Kotler dan Keller, 2012) juga berdampak untuk konsumen ketika mereka menunjukkan bagaimana dan mengapa suatu produk digunakan, oleh siapa produk digunakan, dimana dan kapan produk digunakan. Konsumen dapat mengetahui mengapa suatu produk tersebut dibuat oleh perusahaan, dan mereka bisa mendapatkan dan melakukan percobaan serta manfaat pada produk tersebut.

Komunikasi pemasaran (Kotler dan Keller, 2012) memungkinkan perusahaan untuk menghubungkan merek mereka kepada orang lain, tempat, acara, merek, pengalaman, perasaan, dan lain-lain. Mereka dapat memberikan kontribusi   dengan  membangun merek dalam memori dan menciptakan citra merek serta penjualan bahkan mempengaruhi nilai pemegang saham.

F. Netizen Sebagai Connect, Ready Customer
Menurut Hasanuddin dkk yang dikutip dalam buku Marketing 3.O (2010) Netizen sebagai connect, ready customer dikarenakan pada tahun 2010, Indonesia menjadi pengguna media sosial keempat terbanyak di dunia. Pengguna media sosial adalah rata-rata dari kaum anak muda, perempuan dan mereka disebut sebagai netizen. Dalam dimensi kultural Geert-Hofstede, ada satu dimensi yang sangat menarik tentang Indonesia. Individualisme orang Indonesia adalah yang terendah di dunia dengan nilai 14 dimana rata-rata negara ASEAN adalah 23 dan Amerika sebagai negara dengan individualisme tertinggi dengan nilai 91.

Hofstede menyebutkan bahwa nilai individualisme yang rendah akan tercipta sebuah masyarakat kolektif. Masyarakat kolektif yaitu masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kekeluargaan dalam sebuah keluarga. Keluarga dalam arti sebenarnya adalah sebuah komunitas. 
Terkait dengan fenomena ini, tidak mengherankan mengapa banyak brand-brand di Indonesia mencoba masuk ke lingkungan pertemanan netizen. Salah satunya mereka mencoba masuk ke media sosial atau website dan membuka halaman brand profil mereka. Dengan platform ini, mereka dapat berinteraksi dengan pelanggan mereka, yang suka dengan produk dan mereka akan dengan sukarela memberikan izin untuk menyampaikan sesuatu yang relavan. Apabila interaksi yang diberikan oleh brand-brand tersebut cukup menarik, maka netizen yang suka akan mengundang teman-temannya untuk menyukai brand tersebut. Pada akhirnya brand mampu menggunakan media sosial, website dan komunitas untuk kepentingan pemasaran yang nantinya akan mendapatkan high impact dengan low budget.

Netizen pada dasarnya mempunyai rasa dan semangat komunal yang tinggi, semangat untuk berkolaborasi, semangat untuk saling connect dan juga ter-connect. Oleh sebab itu, menjadi hal wajar kalau mereka adalah New-Wave-Ready Consumers. 

G. Masa Partisipasi Dan Collaborative Marketing
Masa Partisipasi dan Collaborative Marketing (Kotler dkk, 2010), kemajuan teknologi membawa perubahan besar pada konsumen, pasar dan marketing selama abad terakhir ini. Saat ini, new wave technology menjadi pemicu utama kelahiran marketing 3.0. Sejak awal tahun 2000, teknologi informasi telah memasuki pasar utama dan dikembangkan lebih jauh menjadi apa yang disebut sebagai new wave technology. New wave technologi adalah teknologi yang memungkinkan konektivitas dan interaktivitas antar individu dan kelompok. Teknologi memungkinkan seseorang untuk mengekspresikan dirinya dan berkolaborasi dengan orang lain. 
Salah satu yang memungkinkan terjadinya new wave technology adalah munculnya media sosial, antara lain : blog, twitter, facebook, youtube dan situs-situs lainnya. Media sosial sangat murah dan bebas bias, sarana tersebut akan menjadi masa depan komunikasi marketing.
Saat ini tren kolaborasi konsumen telah mempengaruhi bisnis, pemasar tidak lagi memegang seluruh kendala terhadap merek, karena mereka berkompetisi dengan kekuatan kolektif konsumen. Sekarang perusahaan harus berkolaborasi dengan konsumennya. Kolaborasi dimulai ketika pihak manajemen perusahaan mendengar suara konsumen untuk memahami pikiran mereka dan memiliki wawasan tentang pasar. Kolaborasi yang lebih dalam terjadi ketika konsumen itu sendiri yang berperan dalam menciptakan nilai-nilai melalui co-creation produk dan jasa.
Agar perusahaan berhasil dalam meraih pasar, perusahaan harus memahami bahwa konsumen semakin menghargai co-creation, communitization dan characters. Tiga hal tersebut merupakan landasan utama dalam praktik marketing masa depan, yaitu:







Tabel II.1
Marketing Masa Depan


Sumber: Kotler Philip, Hermawan Kartajaya dan Iwan Setiawan (2010).

1. Co-creation
Co-creation adalah istilah yang diajukan oleh C.K. Prahalad untuk menjelaskan pendekatan baru dalam inovasi. Prahalad dan Krishnan dalam bukunya, The New Age of Innovation mengamati cara baru dalam menciptakan produk dan pengalaman melalui kolaborasi perusahaan, konsumen, pemasok dan mitra distribusi yang saling terhubung dalam jaringan inovasi. Sebuah product experience tidak pernah terjadi dengan sendirinya. Product experience itu adalah akumulasi dari pengalaman individual konsumen yang menciptakan nilai utama produk itu. Ketika konsumen individual mendapatkan pengalaman dengan suatu produk, konsumen akan menyesuaikan  pengalamannya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka masing-masing.

2. Communitization
Konsep Communitization terkait erat dengan konsep tribalisme dalam marketing. Dalam Tribesm, Seth Godin berpendapat bahwa konsumen ingin terhubung dengan konsumen lain, bukan dengan perusahaan. Perusahaan yang ingin menerapkan tren baru ini harus mengakomodasi kebutuhan ini dan membantu konsumen saling terkoneksi di dalam komunitasnya. Godin berpendapat bahwa bisnis yang berhasil membutuhkan dukungan dari komunitas.
Godin, Fournier dan Lee sepakat bahwa komunitas muncul bukan untuk melayani bisnis, tetapi untuk melayani anggota-anggotanya. Perusahaan harus mencermati hal ini dan berpartisipasi dalam melayani anggota komunitas tersebut.

3. Character Buliding
Agar merek dapat terkoneksi dengan manusia, merek perlu mengembangkan sebuah DNA otentik yang menjadi inti dari diferensiasi mereka. DNA ini mencerminkan identitas merek dalam jaringan sosial konsumen. Merek dengan DNA yang unik akan terus membangun karakternya.

Di 3.0 marketing didefinisikan segitiga dari merk, positioning dan diferensiasi. Melengkapi segitiga tersebut, diperkenalkan 3i yaitu : brand identity, brand integrity dan brand image. Di era dunia konsumen horizontal, merk tidak berarti apa-apa jika hanya mengartikulasikan positioning -nya. Merk mungkin memiliki identitas yang jelas dalam benak konsumen, namun tidak selalu identitas yang baik. Positioning adalah pernyataan yang tegas dan yang menyadarkan konsumen agar berhati-hati terhadap merk yang tidak otentik. Diferensiasi merupakan DNA merk yang mencerminkan integritas merk sebenarnya. Diferensiasi  adalah bukti kuat bahwa merk menjanjikan apa yang dijanjikan. Diferensiasi yang bersinergi dengan positioning secara otomatis akan menciptakan brand image yang baik.

Identitas merk berkisar mengenai positioning merk di dalam benak konsumen. Positioning haruslah unik, sehingga merk didengar dan diperhatikan oleh pasar. Positioning juga harus relavan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Selain itu, integritas merk berkisar mengenai menepati apa yang dinyatakan melalui positioning dan diferensiasi merk. Hal tersebut adalah tentang bagaimana menjadi kredibel, menepati janji dan menciptakan kepercayaan konsumen terhadap merk. Target dari brand integrity adalah spirit konsumen, selain itu brand image adalah tentang mendapat bagian yang kuat dari emosi konsumen. Kemudian brand value harus menarik bagi kebutuhan dan keinginan emosional, melebihi fungsi dan fitur produk itu sendiri. Pada segitiga 3i ditunjukkan mengenai relevannya manusia dengan suatu brand dalam pikiran, hati dan spirit.

Model Segitiga 3i










Sumber: Kotler Philip, Hermawan Kartajaya dan Iwan Setiawan (2010).

Dalam model segitiga 3i juga sangat relavan bagi marketing dalam konteks media sosial. Di era pemberdayaan konsumen yang ditandai dengan informasi berlebih dan jaringan komunitas, sebuah brand-positioning-differentiation yang jelas adalah hal yang perusahaan butuhkan. Merk yang tidak otentik tidak akan mungkin bertahan ketika word of mouth menjadi media iklan. 
Dalam media sosial sebuah merk seperti layaknya anggota. Identitas merk dinilai oleh akumulasi pengalaman didalam komunitas. Satu pengalaman yang jelek akan merusak brand intergrity dan merusak brand image. Semua pengguna media sosial mengetahui hal tersebut, oleh karena itu pemasar harus waspada dan merangkul tren ini.

H. Relationship Marketing
Relationship Marketing (Widjaja, 2004) adalah pertumbuhan, pengembangan dan pemeliharaan dalam jangka panjang yang menimbulkan hubungan biaya-biaya efektif dengan pelanggan, pemasok, karyawan dan partner-partner yang saling menguntungkan.
Relationship marketing berpengaruh pada beberapa dimensi (Widjaja, 2004), dimensi relationship marketing, antara lain:

1. Pertalian
Pertalian atau ketergantungan antara kedua belah pihak harus cukup kuat, sehingga hubungan antara keduanya dapat bertahan lama. Bila seorang pelanggan tidak memiliki ketergantungan yang kuat terhadap penjual, maka kemungkinan pelanggan tersebut akan sering berganti pemasok. Oleh karena itu, tugas seorang penjual adalah menciptakan pertalian yang kuat terhadap pelanggannya, misalnya mengenal secara pribadi pelanggannya, memperhatikan keluarga pelanggannya dan lain-lain.

2. Empati
Seorang penjual harus memperhatikan sudut pandang pelanggan dalam mengatasi suatu masalah. Sebagai penjual atau pemasar harus memahami karakteristik pelanggannya. Dengan adanya sikap kepedulian, rasa empati dan memahami, maka pelanggan merasa bahwa pemasar adalah sebuah partner.

3. Timbal Balik
Hubungan jangka panjang haruslah saling memberi dan menerima, artinya baik penjual maupun pelanggannya sama-sama mendapatkan keuntungan. Contoh, pelanggan yang menginginkan diskon besar, tentunya harus mengimbangi dengan pembayaran tunai.

4. Kepercayaan
Apabila masing-masing pihak memiliki komitmen yang kuat, maka akan menciptakan kepercayaan dan memperkuat hubungan.



Dimensi-Dimensi Relationship Marketing











Sumber: Widjaja (2010)

I.  Brand Image
Merek (brand) merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan pemasaran, karena kegiatan memperkenalkan dan menawarkan produk barang dan atau jasa tidak terlepas dari merek yang dapat diandalkan. Merek juga merupakan pertimbangan-pertimbangan yang dilakukan oleh konsumen sebelum mengambil keputusan untuk membeli. Merek merupakan strategi jangka panjang yang memiliki nilai ekonomis bagi konsumen maupun bagi si pemilik merek.

Citra merek (brand image) meliputi pengetahuan dan kepercayaan akan atribut merek, konsekuensi dari penggunaan merek tersebut, dan situasi penggunaan yang sesuai, begitu juga dengan evaluasi, perasaan dan emosi yang diasosiasikan dengan merek tersebut. Citra merek didefinisikan sebagai persepsi konsumen dan preferensi terhadap merek, sebagaimana yang direfleksikan oleh berbagai macam asosiasi merek yang ada dalam ingatan konsumen. Meskipun asosiasi merek dapat terjadi dalam berbagai macam bentuk tetapi dapat dibedakan menjadi asosiasi performansi dan asosiasi imajeri yang berhubungan dengan atribut dan kelebihan merek.

Berdasarkan uraian tersebut disimpulkan bahwa brand image merupakan serangkaian kepercayaan konsumen tentang merek tertentu sehingga merek tersebut melekat di benak konsumen.

Memperindah Keindahan Dunia

By : bluefatamorgana.blogspot.com

Serumpun padi tumbuh di sawah.. .
Hijau menguning daunnya.. .
Tumbuh di sawah penuh berlumpur,
Dipangkuan ibu pertiwi.. .

Serumpun jiwa suci,
Hidupnya nista abadi.
Serumpun padi mengandung janji,
Harapan ibu pertiwi.. .







Seberapakah cinta kita terhadap tanah air? Kiranya Anda perlu meresapi lirik lagu karya Maladi ini agar lebih mencintai bumi pertiwi dan menjaganya. Sejatinya dengan menjaga kelestarian alam negeri inilah, bangsa ini dapat menghargainya. Hanya yang terjadi, kerap kali keserakahan duniawi meluruhlantakkan keindahannya. Hingga tinggalah hutan-hutan gundul, lubang-lubang tambang menganga hasil eksploitasi alam tanpa batas. 
Sejatinya pula negeri ini sangat subur makmur, gemah ripah loh jinawi, sebelum bentangan dan hamparan sawan nan hijau berubah rupa berganti belantara beton nan menjulang tinggi, yang atas nama pembangunan seakan ''merestui'' setiap langkah pemuka negeri ini untuk mengkomersilkan setiap jengkal lahan yang ada. Sungguh pilu sekali, ketika tanah air kita berubah rupa menjadi bangunan modern tanpa memperhitungkan keindahan alam dalam dan melupakan kehijauan lingkungan. Semata-mata kehidupan manusia hanya berpathokan kepada materi, status, dan kemakmurannya tanpa memikirkan lingkungan alam untuk melestarikannya. Ya, mereka (alam) hanya diam, tetapi ketika Anda sudah benar-benar tak memperdulikan lagi, lihat dan tunggulah ketika Tuhan murka, maka atas dengan melalui alam, apapun yang Anda miliki akan menjadi sia-sia.
Dalam istilah jawa, jika Anda pernah belajar bahasa Jawa dan membaca buku-buku Ki Hajar Dewantara, maka Anda akan pernah mendengar istilah “Memayu Hayuning Bawana”. Kata Memayu berasal dari kata hayu (cantik, indah atau selamat) dengan mendapat awalan ma menjadi mamayu (mempercantik, memperindah atau meningkatkan keselamatan) yang diucapkan sering-sering sebagai memayu.
Kata Hayuning berasal dari kata hayu dengan mendapatkan kata ganti kepunyaan ning (nya) yang berarti cantiknya indahnya atau selamatnya (keselamatannya) terjemahan bebasnya dari memayu hayuning : mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Kata Bawono berarti dunia dalam pengertian dunia batin, alam, jiwa atau rohani.  Secara keseluruhan terjemahan bebas dari Memayu Hayuning Bawono adalah mengusahakan (mengupayakan) keselamatan, kebahagiaan, dan kesejahterann hidup di dunia.
Memayu Hayuning Bawana dapat diartikan juga sebagaimana kita hidup di dunia ini hendaknya senantiasa mengusahakan dan menjaga keselamatan hidup kita sendiri dan kehidupan di sekitar kita dengan memperdulikan ciptaan Tuhan yang lain, agar kehidupan kita menjadi selaras dan dinamis.
Kita sebagai manusia berakal dan berbudi luhur, mari kita saling bergandeng tangan bersama-sama, melalui semangat kita dan niat yang positif maka akan dapat mengindahkan dunia ini dengan penuh kehijauan, kebahagian dan keselamatan.


Filosofi Terima Kasih =100% (Balance)!!

By : bluefatamorgana.blogspot.com

Indahnya saling berbagi dalam kebersamaan. Saling tolong menolong dan memberi, kesusahan dan kekurangan menjadi ringan untuk dijinjing diri sendiri. Sering kata terima kasih terucap seusai pemberian sesuatu dari orang lain. Kata “Terima Kasih” begitu sederhana dan simple bila diucapkan. Namun apabila kita gali lebih mendalam, makna kata terima kasih memiliki arti yang sangat jauh lebih besar dibandingkan dengan kata sederhana “terima kasih” ini.

Sejatinya kata terima kasih mengajarkan sebuah moral bagi kita dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya mengajarkan sopan santun dalam bertutur kata, tata karma ataupun akhlakul karimah, namun mengajarkan atau memberikan pencerahan dalam sebuah keseimbangan hidup. Dalam kata terima kasih, terduat dua kata yaitu: terima dan kasih. Kata terima yaitu berarti menerima atau mendapatkan sesuatu, sedangkan kata kasih diartikan sebagai memberi atau berbagi sesuatu. Inilah suatu bentuk kesempurnaan kata, dimana dalam kata terima kasih terdapat dua kata yang saling berlawanan (lawan kata). Tuhan menciptakan di dunia ini berpasangan-pasangan atau berlawan kata. Hal tersebut menunjukkan suatu kesempurnaan dan keseimbangan untuk harmonisasi kehidupan.

Dalam konsep kata terima kasih, maka ketika kita menerima sesuatu dari seseorang, jangan lupa kita mengucapkan kata terima kasih. Begitu pula, ketika kita mendapatkan rejeki yang berlebih dari Tuhan, maka jangan lupa mengucapkan terima kasih atau rasa syukur yang telah Tuhan berikan. Namun, janganlah kita hanya mau menerima tetapi tidak pernah memberi, karena hal semacam itu tidak menyeimbangkan kehidupan kita. Apabila Anda memiliki sedikit rejeki berlebihan, maka bergantilah berbagi dengan mereka yang membutuhkan, agar hidup Anda dirahmati oleh Tuhan dan segala sesuatu yang dijalani dapat dilancarkan oleh sang pencipta.


“Terima kasih”, bukan sekedar ucapan saat engkau menerima sesuatu dari seseorang. Dan membuatnya bahagia atas ucapan itu. Tapi saat lisan berucap “terima-kasih” kita sebenarnya sedang berikrar sudah menerima. Dan berjanji untuk mengasihi. Untuk berbagi kembali kepada orang lain.

River Tubing Sungai Oyo, Pacu Adrenaline!

By : bluefatamorgana.blogspot.com
Young, Wild and Free, yeayy pasti anak muda yang tipe seperti ini sangat menyukai tantangan dan memacu adrenalin. Salah satu wisata yang menantang untuk dilakukannya di sungai yaitu River Tubing. River Tubing ini biasa dilakukan di sungai beraliran air deras, seperti Sungai Oyo di Yogyakarta. Dijamin seru tentunya!

Di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta, ada Desa Wisata Bejiharjo yang menawarkan banyak wisata alam, salah satunya adalah River Tubing di Sungai Oyo. River Tubing ada wisata yang dapat memicu adrenalin dengan cara menyusuri hulu Sungai Oyo menggunakan ban karet.
Untuk mengikuti River Tubing teman-teman dapat mendaftarnya di sekretariat Desa Wisata Bejiharjo. Biaya yang dikenakan adalah Rp 45.000,-/orang. Setelah mendaftar, teman-teman akan diberi instruksi dari pemandu dan mulai mengenakan segala perlengkapan sebelum memulai River Tubing.

Sebuah mobil bak terbuka dipakai untuk mengangkut peserta menuju titik awal River Tubing. Setelah turun mobil, Anda masih diharuskan berjalan melewati persawahan dengan berjalan kaki, jangan lupa membawa ban karet yang akan dipakai.
Setelah berjalan singkat, tibalah teman-teman di tepi Sungai Oyo. Pemandu akan mengajak Anda turun dengan ban dan mulai mengikuti arus sungai sepanjang 1500 meter. Berarung jeram di sungai ini tidak perlu membuat teman-teman terlalu cemas takut hanyut, karena aliran air di Sungai Oyo tidak terlalu deras.

Meski aliran airnya tidak begitu deras, teman-teman tetap harus berhati-hati dalam mengendalikan ban. Tak jarang ban yang digunakan peserta tersangkut di bebatuan. Tapi jangan kuatir, pemandu akan menarik ban peserta.
Selama menyusuri sungai, teman-teman bisa melihat keindahan tebing kapur di kanan kiri sungai. Uniknya, di beberapa titik tebing ada air yang mengeluarkan air. Air terjun juga bisa teman-teman temukan di tengah perjalanan. 
                    
Setelah menyusuri sungai selama 2 jam, Teman-teman mulai mendekati titik akhir dan disambut dengan pemandangan sawah di kanan kiri sungai. Jika ingin tantangan yang lebih, teman-teman bisa mencoba River Tubing saat musim hujan tiba.


Menikmati (Positive) Hedonisme

By : bluefatamorgana.blogspot.com

Kata “Hedonisme” memang berarah ke arti yang negatif karena aktivitasnya hanyalah bersenang-senang semata, seakan akan melupakan aktivitas kewajiban duniawi. Namun jika kita renungkan memang ada benarnya juga, ada beberapa kebutuhan manusia selain kebutuhan religi, makan, sandang, tempat dan kebutuhan yang paling diinginkan yaitu kebutuhan rohani atau jiwa untuk bersenang-senang. Mungkin kata bersenang-senang itu perlu digaris bawahi yaitu kebutuhan bersenang-senang secara positive. Banyak sesuatu hal bersenang-senang dalam kegiatan positive dan tentunya jangan negatif thingking dahulu. Kegiatan hedonisme negatif tentunya banyak sekali antara lain pergi clubing, shopping atau shopaholic, berpesta-pesta dengan lawan jenis hingga over. Namun jika kita termasuk paham hedonisme yang positif, pasti kita akan berlawanan dari hedonisme negatif. Banyak kegiatan hedonisme positive yang bisa kita lakukan, antara lain liburan ke pantai/puncak/ ke tempat wisata bersama keluarga atau pun bersama sahabat-sahabat terdekat, karaoke bersama teman-teman, mononton film dibioskop, serta menyalurkan hobby kita seperti memelihara hewan peliharaan dan bersenang-senang dengan mereka. Suatu kepuasan tersendiri apabila kita dapat menikmati rasa bersenang-senang, karena mungkin setiap harinya pada jam kerja kita terlalu fokus terhadap pekerjaan, terlebih apabila pekerjaan yang menumpuk dan banyak komplain dari klien. Nah, hal semacam seperti itulah yang akan membuat kita semakin stres dan ingin melampiaskan kepada sesuatu hal “hedonisme”. Apabila Anda termasuk orang yang bisa menahan hedonisme yang over, mungkin Anda menyalurkannya pada hal-hal hedonisme yang positive. Walaupun hedonisme itu penting untuk menambah gairah Anda kembali bersemangat, tetapi jangan lupa untuk menyisihkan uang Anda dengan menabung, karena menabung merupakan hal yang terpenting bagi masa depan Anda. So, lakukan hedonisme yang postive dan wajar untuk menghilangkan kepenatan, selain itu jangan lupa menabung untuk keperluan dihari kemudian. Let’s (positive hedonisme), guys!

DREAM, LAUGH, LOVE

By : bluefatamorgana.blogspot.com

Pernahkah Anda mengalami disuatu moment yang sangat bahagia dan tak kan pernah terbayangkan dipikiran Anda dan tak pernah termimpikan. Rasa bahagia itu selalu datang tiba-tiba dan itupun juga dipengaruhi oleh mood kita. Ciptakan suasana yang bahagia serasa Anda seperti “Dream, Laugh and Love”. Suasana seperti itulah yang akan membuat Anda nyaman dan bahagia dalam menjalani kehidupan dan berbagai aktivitas.
Dream, bermimpi itu sesuatu yang menyenangkan apalagi bermimpi mengenai sesuatu yang baik. Ingin sukses, ingin berlibur, ingin mendapatkan cita-cita dan tak henti memikirkan yang diinginkan, dalam arti Anda sedang beraffirmasi mengenai sesuatu yang ingin didapatkan dan tentu hal itu pasti terwujud.
Laugh, tertawa senyum membuat passion atau gairah Anda dalam hidup semakin meningkat. Tertawalah dan bergembira ketika masuk dalam suasana bahagia. Jangan ragu meluapkan rasa senang Anda, agar orang yang berada disekitar Anda ikut terpengaruhi dengan suasana ini.
Love, cinta merupakan suatu rasa yang memiliki sejuta rasa indahnya. Rasa cinta akan membuat kita semakin kreatif dalam berfikir, berimajinasi dan ide-ide baru akan selalu muncul ketika Anda memiliki rasa cinta.
Dari ketiga “Dream-Laugh-Love”, kombinasikanlah sifat tersebut menjadi suatu kesatuan rasa yang saling berkaitan antara satu sama lain, agar aura Anda berubah menjadi aura yang sangat menyenangkan. Ketiga perasaan tersebut tidak hanya berpengaruh kepada Anda saja, melainkan berpengaruh juga kepada keluarga, pasangan, sahabat dan orang-orang disekitar akan merasakan energi positif Anda. Sebarkan perasaan bahagia juga kepada orang-orang disekitar Anda juga, agar orang-orang disekitar Anda juga tertarik move on dari perasaan yang biasa saja menjadi luar biasa bergairah untuk menjalani kehidupan yang menyenangkan.



Life is an Adventure

By : bluefatamorgana.blogspot.com

Hidup adalah bagaikan petualangan dan tantangan yang harus dijalani dan mau tidak mau harus dijalani. Apabila Anda give up, tentu hal terburuk yang akan Anda dapatkan dikemudian hari. Menjalani tantangan terkadang merasa berat, apalagi jika kita dihadapkan oleh suatu problema yang mungkin diluar dugaan atau ekspektasi kita. Secara ekapresi mungkin kita akan syok dan kaget dengan hal apa yang terjadi faktanya. Jika Anda seseorang yang kuat maka akan menghadapinya dengan senyuman, namun jika Anda orang yang pesimis dan pasif ya tentu saja akan menyerah begitu saja.Sebenarnya untuk menjalani tantangan petualangan kehidupan Anda hadapi dengan santai saja, yakin kepada Tuhan bahwasannya sebuah tantangan dan cobaan pasti ada kunci dan jalan keluarnya tergantung dari action dan sikap kita.Untuk lebih memotivasi kita dalam menjalani petualangan hidup, langkah-langkah atau amunisi yang harus kita siapkan adalah

Niat dan Kemauan
Niat dan kemauan merupakan hal yang sangat penting dalam memacu diri kita untuk bergerak/ memobilisasikan badan kitaKemampuanMetode-metode dan trik apa saja yang kita lakukan untuk menuju goals atau tujuan tersebut. Setelah strategi yang bagus dan mantap baru mulai action

Action
Action merupakan titik kuncinya, karena apabila strategi sudah bagus namun Anda masih malas atau ragu untuk action, maka sia-sia saja dan membuang-buang waktu

Semangat dan doa
Landasi action Anda dengan semangat dan hal yang paling terpenting adalah berdoa, karena sejatinya apapun segala sesuatu yang manusia lakukan tentunya atas izin dari Tuhan Yang Maha Esa

Keep Smile dan Terus Berpetualangan Dalam Menjalani Kehidupan 


Itulah beberapa cara dalam menjalani tantangan petualangan kehidupan. Yang namanya sebuah petualangan dan tantangan itu sangat mengasyikkan, oleh karena itu selalu affirmasi positif, enjoy dan keep smile, guys!

- Copyright © My Life is an Adventure - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -